Selasa, 20 Oktober 2020

BIOTEKNOLOGI

BIOTEKNOLOGI


    Bioteknologi merupakan penggunaan makhluk hidup (mikroorganisme) dalam teknologi dan industri untuk menghasilkan barang dan jasa.

A. Bioteknologi Konvensional

Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang memanfaatkan jasa mikroorganisme untuk menghasilkan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan manusia. 

1. Mikroorganisme sebagai penghasil dan pengubah makanan

a. Pada bahan baku susu dapat dibuat produk seperti yogurt dan keju. Mikroorganisme yang berperan dalam produk ini yaitu Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, Streptococcus lactis, dan Pencillum camemberti.

b. Pada bahan baku kedelai dapat dibuat produk seperti tempe, oncom, kecap, dan tauco. Mikroorganisme yang berperan dalam produk ini yaitu Rhizopus oryzae, Neurospora sitophila, dan Aspergillus wenti.

c. Pada bahan baku beras ketan dapat dibuat produk seperti tape dan sake. Mikroorganisme yang berperan dalam produk ini yaitu Saccharomyces cereviciae dan Aspergillus oryzae.

d) Pada bahan baku kelapa dapat dibuat produk seperti nata de coco, asam cuka, dan minyak. Mikroorganisme yang berperan dalam produk ini yaitu Acetobacter xylinum, Acetobacter aceti, dan Saccharomyces cereviciae.

2.  Mikroorganisme sebagai penghasil protein sel tunggal (PTS)

a. Sumber pangan berprotein tinggi, dari berbagai jenis ganggang, seperti : Spirulina, Chlorella, Scenedesmus.

 b. PTS sebagai makanan lemak, menghasilkan protein dan kandungan asam nukleat tinggi, seperti : Saccharomyces cereviciae dan Candida utilis.

c. PTS sebagai makanan ternak yang ditumbuhkan pada substrat methanol, seperti : Methylophillus methylotrophus.

3. Mikroorganisme sebagai penghasil obat 

a. Penisilin, mengandung mikroorganisme Penicillium notatum dan Penicillium crysogenum. Obat ini berfungsi mengobati berbagai penyakit infeksi. 

b. Sefalosporin, mengandung mikroorganisme Cephalosporium sp. Obat ini berfungsi untuk membunuh bakteri yang kebal penisilin.

c. Streptomisin, mengandung mikroorganisme Streptomyces griseus. Obat ini berfungsi untuk mengobati penyakit TBC.

d. Interferon, dihasilkan melalui fusi sel yang berfungsi sebagai senyawa antivirus yang dapat mengobati kanker. 


 B. Bioteknologi Modern

1. Rekayasa genetika (teknik plasmid), contoh : produk hormon insulin, dengan caramenyisipkan gen penghasil insulin pada plasmid bakteri,s bakteri dapat menghasilkan hormon insulin.

2. Teknik hibridoma (fusi sel). Penggabungan dua jenis sel yang berbeda untuk menghasilkan sel dengan sifat baru. Contoh fusi sel antara sel-sel limfosit penghasil antibodi dengan sel-sel kanker menghasilkan hibridoma yang mampu membelah dengan cepat dan memproduksi antibodi monoklonal.

3. Transplantasi inti (kloning), adalah mencangkokkan inti sel somatik suatu individu pada sel telur tanpa inti yang bertujuan agar dihasilkan individu baru dengan sifat sama persis dengan individu awal inti.

4. Kultur jaringan, membudidayakan tanaman melalui perbanyakan jaringan berdasarkan prinsip totipotensi.

5. Protein sel tunggal, yaitu pemanfaatan organisme bersel satu atau bersel banyak tetapi masih sederhana (tidak terdiferensiasi) sebagai sumber protein. Contoh : Chlorella, Scenedesmus, Spirullina, Candida utilis, Fusarium, dan Saccharomyces. 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Survival Guide

Karena Setiap Orang Butuh Piknik “MUNGKIN DIA KURANG PIKNIK” Kalimat itu mungkin sering kita lontarkan bagi orang – orang yang suka nyinyir,...